BADOPOKER - 21/Februari/2015
Gangguan Jiwa Sebabkan Mati Muda
Sebuah penelitian yang dilakukan Columbia University menyebutkan, orang
yang mengalami gangguan mental seperti gangguan jiwa kronis, depresi dan
schizoprenia akan mudah sakit dan beresiko mati di usia muda.
Penelitian tersebut mengungkap fakta, bahwa kondisi mental seseorang sangat mempengaruhi kesehatan fisik di beberapa dekade tertentu dalam hidup mereka. Penelitian ini juga mengungkap, setiap tahun 8 juta kematian di dunia dipicu oleh gangguan jiwa.
Penemuan ini dipublikasikan secara online di jurnal psikiatri. Hasil penelitian ini juga dikaji sekitar 200 lembaga penelitian internasional di beberapa dekade. Para peneliti menyebutkan, penelitian ini berguna untuk mengantisipasi ledakan jumlah penderita gangguan jiwa melalui perubahan cara pandang terhadap satu masalah.
Meski penelitian menemukan hubungan antara kesehatan mental dengan kematian di usia muda, penelitian ini tidak membuktikan, bahwa kondisi mental dapat menyebabkan kematian di usia muda secara langsung.
"Ketika seseorang berpikir bahwa kematian disebabkan oleh gangguan jiwa, sebenarnya mereka hanya terfokus oleh satu hal salah tentang penyebab kematian, sama saja berpikir tentang bunuh diri," ujar Kepala Penelitian, Doktor Mark Olfson, Professor Psikiatri di Columbia University Medical Center, kepada situs Webmd, Rabu pekan lalu.
Penelitian tersebut mengungkap fakta, bahwa kondisi mental seseorang sangat mempengaruhi kesehatan fisik di beberapa dekade tertentu dalam hidup mereka. Penelitian ini juga mengungkap, setiap tahun 8 juta kematian di dunia dipicu oleh gangguan jiwa.
Penemuan ini dipublikasikan secara online di jurnal psikiatri. Hasil penelitian ini juga dikaji sekitar 200 lembaga penelitian internasional di beberapa dekade. Para peneliti menyebutkan, penelitian ini berguna untuk mengantisipasi ledakan jumlah penderita gangguan jiwa melalui perubahan cara pandang terhadap satu masalah.
Meski penelitian menemukan hubungan antara kesehatan mental dengan kematian di usia muda, penelitian ini tidak membuktikan, bahwa kondisi mental dapat menyebabkan kematian di usia muda secara langsung.
"Ketika seseorang berpikir bahwa kematian disebabkan oleh gangguan jiwa, sebenarnya mereka hanya terfokus oleh satu hal salah tentang penyebab kematian, sama saja berpikir tentang bunuh diri," ujar Kepala Penelitian, Doktor Mark Olfson, Professor Psikiatri di Columbia University Medical Center, kepada situs Webmd, Rabu pekan lalu.







0 komentar:
Posting Komentar