BADOPOKER - 25/Februari/2015. Artikel Kesehatan
Ya, studi yang dilakukan oleh University of Turku, Finlandia, menemukan bahwa kurang asupan vitamin D saat anak-anak atau remaja tak cuma memengaruhi kesehatan tulangnya kelak, tapi juga meningkatkan risikonya untuk mengalami masalah jantung.
Dikutip dari Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, Senin (16/2/2015), alasannya adalah karena kekurangan vitamin D dilaporkan memiliki keterkaitan dengan pengerasan pembuluh darah. Nah, pengerasan pembuluh darah ini berhubungan erat dengan penyakit jantung.
Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan lebih dari 2.100 orang di Finlandia. Kadar vitamin D mereka diukur pada usia 3-18 tahun, dan mereka kemudian diperiksa untuk kondisi pengerasan arterinya pada usia 30-45 tahun. Hasilnya, mereka yang memiliki asupan vitamin D terendah saat masih anak-anak memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami pengerasan arteri ketika dewasa.
Meskipun studi ini belum membuktikan hubungan sebab-akibat dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui seberapa rendah kadar vitamin D yang dinilai cukup rendah untuk risiko pengerasan arteri, tetapi peneliti menegaskan penemuan ini sangat penting.
Untuk mencukup kebutuhan harian vitamin D, Anda bisa menambahkan dari asupan suplemen vitamin D atau melalui diet yang kaya akan vitamin D seperti ikan, susu, telur, sereal, jamur, keju, udang, dan minyak ikan.
-blue(wk)







0 komentar:
Posting Komentar